Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Tujuh Parpol Tandatagani Pakta Integritas Bersama Koalisi NGO HAM

59
×

Tujuh Parpol Tandatagani Pakta Integritas Bersama Koalisi NGO HAM

Sebarkan artikel ini
IMG 20241028 212313

Khairil melanjutkan, begitu juga dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang setiap Tahun angkanya yang terus meningkat.

Dalam hal ini ia berharap kepada kemangku kepentingan yang ada didalam perlemen yaitu partai politik untuk mencegah atau mencari solusi bagaimana angka kekerasan tersebut bisa menurun bahkan harapan besarnya tidak adan lagi kekerasan yang diterima oleh perempauan dan anak baik kekerasan seksual maupun bentuk kekerasan lainnya di Aceh.

Khairil juga menjalaskan terkait isu lingkugan yang masalahnya masih menjadi pr kita bersama diantaraya masalah satwa liar atau konflik satwa, tambang, pencemaran dan sebagainya yang perlu solusi kongrit dari Pemerintah untuk menyelesaikan masalah tersebut demi keestarian lingkungan dan ekosistem didalamnya.

Berikut Isi Pakta Integritas:
PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS
KOMITMEN BERSAMA PARTAI POLITIK:
MEMASTIKAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN ACEH YANG BERPERSPEKTIF
KEADILAN GENDER, DISABILITAS DAN SOSIAL INKLUSI (GEDSI), DAN BERKELANJUTAN EKOLOGIS
Dengan ini kami menyatakan sebagai berikut:

  1. Mendukung kebijakan pembangunan anti-diskriminasi terhadap semua kelompok agama dan kepercayaan, memastikan hak-hak kebebasan beragama dan berkeyakinan dihormati dan dilindungi.
  2. Mendukung dan berkomitmen untuk memastikan kebijakan pembangunan Aceh berlandaskan pada prinsip pembangunan berkelanjutan lingkungan hidup (Keadilan Ekologi).
  3. Memastikan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pelanggaran lingkungan hidup, termasuk pertambangan ilegal, perambahan hutan, dan pencemaran lingkungan.
  4. Mendukung dan berkomitmen untuk terus mengawasi kader partai untuk melahirkan kebijakan yang tidak diskriminatif.
  5. Mendukung dan berkomitmen memberikan pendidikan politik kepada kader menyangkut dengan Keadilan Gender, Disabilitas dan Sosial Inklusi (GEDSI) terutama kepada kader yang memiliki jabatan sebagai pengambil kebijakan, baik sebagai eksekutif maupun legislatif.
  6. Mendukung dan berkomitmen untuk memperkuat pemahaman kader partai serta terlibat aktif dalam mengkampanyekan tentang perlindungan perempuan dan anak baik di internal maupun eksternal partai politik.
  7. Berkomitmen mendorong kebijakan internal partai politik untuk konsisten terkait dengan pemajuan dan perlindungan terhadap kaderisasi anggota partai dari unsur perempuan, termasuk dengan cara menyusun standar operasional prosedur khusus terkait system kaderisasi anggota partai perempuan.
  8. Mendukung dan berkomitmen melibatkan semua pihak untuk terlibat aktif dalam kepengurusan partai politik tanpa melihat suku, ras dan agama.
  9. Terus berkomitmen dan selalu memastikan kader yang sedang memiliki jabatan pengambil kebijakan baik sebagai eksekutif dan legislatif untuk melibatkan atau membuka ruang partisipasi publik dalam setiap pembuatan kebijakan, termasuk kelompok rentan.
    Banda Aceh, 28 Oktober 2024. ***
Girl in a jacket