Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

Gelar Crisis Management Exercise, Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika

76
×

Gelar Crisis Management Exercise, Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika

Sebarkan artikel ini
IMG 20241029 WA0072 scaled

“Namun, di balik kehancuran itu, kita menyaksikan sebuah mukjizat kemanusiaan yang luar biasa, solidaritas global yang mengalir tanpa henti ke Serambi Mekkah. Amerika Serikat, melalui pemimpin dan rakyatnya, tampil sebagai salah satu negara terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Kami masih ingat dengan jelas bagaimana USAID dan berbagai lembaga Amerika lainnya bergerak cepat mengirimkan bantuan. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian yang telah menyelamatkan ribuan nyawa dan membantu Aceh bangkit kembali,” kata Syakir.

Tak hanya Amerik Serikat, solidaritas serupa juga ditunjukkan oleh Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, komunitas ASEAN, serta berbagai organ PBB seperti UNDP, UNICEF, WHO, dan WFP. Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia turut mengambil peran vital dalam pembiayaan rekonstruksi.

Selain itu, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, bersama ratusan NGO internasional, bekerja tanpa kenal lelah di lapangan. Melalui Multi-Donor Fund, lebih dari 7 miliar dollar AS bantuan internasional dikelola dengan penuh akuntabilitas untuk membangun kembali Aceh yang lebih baik.

“Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias yang dibentuk oleh Pemerintah pada saat itu, bertugas untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran. Dalam waktu empat tahun, lebih dari 140 ribu rumah baru berdiri, 1.700 sekolah kembali beroperasi, 363 kilometer jalan terbentang, 13 pelabuhan laut dan 8 bandar udara dipulihkan. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga sebuah wujud dari tekad baja masyarakat Aceh untuk bangkit dari keterpurukan,” ungkap Syakir.

Girl in a jacket