Kasad juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel menjelang akhir tahun anggaran 2024. Ia meminta para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mengevaluasi dan memastikan penyerapan anggaran berjalan sesuai rencana tanpa kendala administratif.
Selain itu, transformasi latihan melalui program Proglatsi Sistem Blok diharapkan mampu meningkatkan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas operasi.
“Kesiapan fisik dan mental adalah kunci untuk keberhasilan setiap tugas. Latihan yang terstruktur akan menjamin kualitas kemampuan prajurit,” ujar Kasad.
Peningkatan kesejahteraan prajurit turut menjadi perhatian utama dalam amanat Kasad. Ia menginstruksikan pengawasan ketat terhadap pembangunan rumah dinas bagi prajurit guna mendukung pemenuhan kebutuhan dasar mereka.
Program unggulan seperti TNI AD Manunggal Air dan ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan kosong juga terus didorong demi mendukung Swasembada pangan Nasional.
TNI AD diminta untuk selalu siaga menghadapi potensi bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, dengan berkoordinasi bersama instansi terkait dalam memberikan bantuan kemanusiaan.
Kasad juga mengingatkan ancaman dunia digital, termasuk penyebaran judi online dan pinjaman daring ilegal. Ia mengimbau prajurit untuk menjauhi aktivitas tersebut sekaligus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Kasad mengajak seluruh jajaran TNI AD untuk menjaga soliditas dan keharmonisan antar satuan. “Hindari ego sektoral yang dapat menghambat kerja sama.







