Penting kita pahami bersama, kata Isman, kedepan apalagi pemerintah baru, tentu punya semangat baru dengan segala persoalan, kemiskinan termasuk juga investasi dan sebagainya.
Dalam hal ini ia juga ikut mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dalam mengawal kebijakan pemerintah serta proaktif menyuarakan kepentingan masyarakat sehingga seperti harapan kita bersama persoalan konflik lahan diberbagai Daerah di Aceh bisa terselesaikan dengan baik.
Sementara itu Direktur Koalisi NGO HAM Khairil Arista mengungkapkan, berbicara konflik agraria harus dilihat dari kebutuhan masyarakat karena nilai yang dibangun dari Hak Asasi Manusia (HAM).
“Tanah petani tujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat sehingga secara peruntukan untuk kesejahteraan masyarakat”, ujar Khairil.
Khairil juga mengakui berbagai kasus konflik yang ada diberbagai daerah di Aceh tidak terselesaikan dengan baik. “Ketika problem ini tidak terselesaikan dengan baik oleh Pemerintah maka yang dikhawatirkan hanya akan menguntungkan pihak pengusaha dan mengorbankan masyarakat.
Potensinya, lanjut Khairil, akan terjadi tindak kekerasan yang melawan hukum karena masyarakat mengganggap tidak adanya keadilan sehingga terjadinya tindak kriminal atas ketidaksadaran hukum dalam masyarakat.
“Keadilan masyarakat terabaikan akan. Berdampak kepada kemiskinan”, pungkas Khairil. ***






