Dalam rangkaian kegiatan Harkodia, Wakajati juga menegaskan perlunya integritas, profesionalisme, dan sinergi antar aparat penegak hukum untuk memastikan penanganan perkara korupsi berjalan secara efektif.
“Jaksa harus menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum yang bersih dan
berintegritas. Moralitas yang baik akan menciptakan integritas yang kokoh
dalam pelaksanaan tugas,” ujar Muhibuddin juga mengapresiasi Aspisus Kejati
Aceh yang melaksanakan penindakan hukum kasus korupsi di Aceh.
Selain itu upaya pencegahan terus menjadi fokus utama, baik melalui penegakan hukum maupun edukasi, penyuluhan hukum yang selama ini dilaksanakan oleh Humas Penkum kejati Aceh yang melibatkan kerja sama dengan, intansi pemerintahan, peran aktif berbagai elemen, termasuk LSM dan organisasi lainnya, yang dilakukan secara berkesinambungan.
Upaya preventif juga telah diinisiasi sejak awal, termasuk memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pejabat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan korupsi dan pelanggaran lainnya.
Usai Upacara kegiatan dilanjutkan dengan bagi bagi stiker dan payung yang bertuliskan HAKORDIA (Hari Anti Korupsi se-Dunia) kepada setiap pengendara yang lewat di depan Kantor Kejati.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sejumlah pesan moral kepada masyarakat agar ikut melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi dan mengingatkan untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi. ***






