“Yang menentukan orang berhasil bukan sekolahnya, tapi kita pribadi. Sekolah itu sebagai stimulasi bagi kita pribadi sebagai penyemangat, kesuksesan para alumni adalah inspirasi. Karena itu, terus kembangkan diri dengan menjadikan kisah sukses para alumni sebagai sebuah inspirasi menuju sukses,” imbau alumni 1989 Smantig Banda Aceh itu.
“Oleh karena itu, kami menyampaikan terima Kasih kepada ketua dan seluruh pengurus atas kesediaannya meluangkan waktu mengurus Ikasmantig. Bangun semangat saling support, saling mengapresiasi apapun pencapaian teman. Mari kita besarkan organisasi isi dengan selalu mengedepankan etika dan karakter ke-Acehan,” ucap lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu.
Sebelumnya, pimpinan sidang Kongres Ikasmantig T Alfiansyah menjelaskan, kini Ikasmantig berbeda, karena sudah memiliki AD/ART, sudah memiliki legalitas dan sudah diakui oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pada Kongres V Ikasmantig kita berhasil merumuskan AD/ART, kita juga berhasil melahirkan MPO (Majelis Pertimbangan Organisasi) yang di ketuai oleh Abangnda Rusdi Andid,” ujar T Alfiansyah.
Untuk diketahui bersama, MPO Ikasmantig diketuai oleh Dr Rusdi Andid (leting 1980) selaku ketua, selanjutnya Sekretaris Musa Nurman (1993) Anggota Brigjen Pol Misbahul Munawar (1988) Ir Razuardi Ibrahim (1980) Ir Mawardi (1982) DR M Gausyah (1993) AKBP (Purn) Zainuddin (1980).
Sementara itu, Badan Pengurus Ikasmantig diketuai oleh Teuku Meli Kesuma (teting 1993), Sekretaris Teguh Arief (1999) Bendahara Roslina Mukhtar (1994) Wakil Ketua Azwardi Abdullah (1994). []







