Selain itu, Bank Aceh juga akan terus melakukan inovasi dalam layanan program KUR, seperti mempercepat proses pengajuan dan pencairan, serta memberikan pendampingan dan pelatihan kepada UMKM penerima program KUR.
Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa UMKM dapat memanfaatkan program KUR secara optimal untuk mengembangkan usaha mereka.
“Kami berharap alokasi KUR sebesar Rp 1,5 triliun untuk tahun 2025 dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi UMKM di Aceh.
Kami mengajak seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan usaha mereka, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Iskandar.
Bank Aceh akan terus berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi UMKM di Aceh. Dengan dukungan dari berbagai pihak, Bank Aceh yakin bahwa UMKM di Aceh akan semakin maju dan berdaya saing. ***







