Tuntutan profesionalisme Polisi Militer TNI ini sejalan dengan program Astra Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dimana reformasi hukum menjadi salah satu program prooritas dalam masa kepemimpinan beliau.
Polisi Militer harus mampu menjadi aparat penegak hukum yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap penegakan tidak hanya di lingkungan TNI namun juga dalam lingkup nasional.
Panglima TNI juga menyampaikan beberapa penekanan dalam amanatnya untuk melaksanakan tugas operasi ini dengan niat ibadah, tulus dan ikhlas dalam ridho Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Adil, pegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI dalam melaksanakan tugas operasi inu agar mampu menjalankan tugas aecara profesional, selalu waspada dan sigap dalam menghadapi perkembangan situasi yang tidak terduga, bina solidaritas dan kekompakan bersama seluruh komponen bangsa dengan tidak menunjukan perilaku yang arogan dan selalu menjaga kepercayaa rakyat, kreatif dan inovatif saat berada di lapanga agar tugas ini dapat terlaksana secara optimal, serta tingkatka pengawasN dan pengendalian agar operasi ini dapat berjalan sesuai harapan.
Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danpuspom TNI, para Danpuspom Angkatan dan semua pihak yang mendukunng terselenggaranya operasi ini.
Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada seluruh prajurit yang terlibat dalam operasi ini, laksanakan tugas dengan penuh semangat, dedikasi, dan disiplin yang tinggi. Tutupnya.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta operasi sebagai tanda dimulainya kegiatan Operasi Gaktib Waspada Wira Rencong dan Yustisi Citra Wira Rencong Polisi Militer Tahun Anggaran 2025, Pembacaan Tekad, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.







