“Agar masyarakat Aceh, yang memiliki antusiasme tinggi untuk menunaikan ibadah haji, tidak perlu menunggu terlalu lama,” ujar Fadhlullah.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi berbagai tantangan penyelenggaraan haji, termasuk efisiensi pengelolaan dana haji dan peningkatan kualitas layanan bagi jemaah.
Ke depan, diharapkan kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam mempersingkat daftar tunggu haji dan meningkatkan kenyamanan calon jemaah.
Dengan adanya gedung pelayanan dan informasi haji yang baru, serta upaya peningkatan kuota haji, masyarakat Aceh diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan haji dan umrah.
Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan pelayanan haji yang lebih transparan, akuntabel, dan berkualitas. []







