Syech Muharram juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta MTQ yang sudah berjuang untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Namun, bagi peserta yang belum mendapatkan kemenangan jangan berkecil hati, dikarenakan pahala yang didapatkan atau diberikan oleh Allah SWT tetap sama dengan para juara.
“Jadi, bagi yang belum berhasil pada hari ini agar memperdalam lagi ilmu Tilawahnya dan bagi yang menang untuk terus menjaga kemenangannya sampai menuju ke event yang lebih tinggi,” tuturnya.
Orang nomor satu di Aceh Besar itu menyebutkan membaca Al-Qur’an merupakan perbuatan yang sangat baik, apalagi ini dibulan suci Ramadhan, karena bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat berkah, penuh keampunan dan bulan yang rahmat. Karena dibulan ramadhan ini lah pernah terjadi suatu peristiwa besar dalam sejarah islam yaitu malam Nuzulul Quran, malam pertama Allah SWT menurunkan wahyunya melalui Jibril alaihi wa sallam.
“Kira-Kira pada tahun 1415 Masehi atau bertepatan dengan tahun 610 Masehi, waktu itu umur Rasulullah sudah mencapai 40 tahun, pada saat itu Rasulullah singgah di salah satu gua hiraq dan tiba-tiba datang malaikat Jibril atas perintah Allah SWT untuk menyampaikan wahyu pertamanya kepada Rasulullah dengan menyeruh membaca surat Al-Alaq. Maka, Wahyu pertama ini menjadi awal kenabian Nabi Muhammad SAW dan titik awal turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam,” sebut Syech Muharram.
Kemudian, dengan kegigihan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya untuk mempertahankan Al-Qur’an, sehingga berkat doa ulama tabi’ut tabi’in Al Quran bisa sampai kepada umatnya yang sekarang.







