Ada 828 peserta mudik gratis yang pulang kampung menggunakan 92 unit bus/hiace campuran ke 16 rute tujuan,” kata Teuku Faisal.
Teuku Faisal menambahkan, berkaca pada pengalaman tahun ini, penyelenggaraan mudik gratis sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat khususnya dalam mengurangi beban biaya transportasi yang harus mereka keluarkan saat mudik.
Selain itu, dampak dalam skala luas tentu saja dapat mengurangi inflasi di Aceh.
Sementara itu, jumlah pengguna moda angkutan laut dan penyeberangan sebesar 65.853 orang.
Angka ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan periode sebelumnya yang mencapai 66.432 orang.
Hal yang sama juga terjadi pada moda transportasi udara yang hanya menyumbang sebesar 40.094 orang.
Sedangkan tahun lalu, penumpang pesawat udara sedikit lebih banyak menyentuh angka 40.257 orang.
Pada rute penerbangan internasional di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar selama masa mudik lebaran tahun 2025 terpantau cukup tinggi.
Berdasarkan data yang diperoleh dari PT
Angkasa Pura Indonesia Bandara SIM tercatat aktivitas penerbangan internasional dengan total penumpang sebanyak 5.303 orang.
Produksi angkutan laut dan penyeberangan di lintasan Ulee Lheue Balohan pada tahun ini mengalami peningkatan sebesar 1,3 persen dibandingkan periode lalu.
Sejak periode 24 Maret sampai dengan 8 April 2025, tercatat sebanyak 56.396 pergerakan pemudik dan wisatawan yang menyeberang pada lintasan ini.
Sedangkan pada periode lalu hanya sebanyak 55.650 pergerakan penumpang.
Peningkatan kunjungan wisatawan ke Sabang pada masa libur lebaran disebabkan karena saat ini pembelian tiket kapal penyeberangan semakin mudah karena bisa dilakukan secara online.







