Lebih lanjut, Pangdam IM menambahkan bahwa sinergitas antara seluruh unsur Forkopimda menjadi kunci dalam menghadapi dinamika perkembangan situasi di Aceh, khususnya di tengah tantangan pembangunan dan perkembangan sosial yang terus bergerak dinamis.
“Kebersamaan dan soliditas antar unsur Forkopimda sangat penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman, damai, dan harmonis. TNI, Polri, pemerintah daerah, serta DPR Aceh harus terus mempererat komunikasi dan kolaborasi demi kepentingan masyarakat,” tambah Pangdam IM.
Mengakhiri keterangannya, Pangdam IM berpesan agar seluruh elemen masyarakat Aceh turut menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing, sekaligus mendukung program-program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk senantiasa menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam memajukan Aceh menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Rapat Paripurna DPR Aceh ini tidak hanya menjadi forum evaluatif, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial kemasyarakatan di Aceh. DPR Aceh dalam kesempatan tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat melalui proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang terukur, transparan, dan konstruktif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, para anggota DPR Aceh, Danlanud Sultan Iskandar Muda, Kakumdam IM, Kapendam IM, Waaster Kasdam IM, serta sejumlah tamu undangan lainnya. ***







