Mariani berharap besar bisa mendapatkan bantuan rumah baru. “Kami ingin anak-anak bisa tidur dengan nyaman, tidak lagi khawatir kalau hujan atau angin kencang,” katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, Marlina menegaskan bahwa pemerintah Aceh terus berkomitmen memperhatikan kebutuhan masyarakat miskin. “Kami akan terus hadir dan berupaya membantu masyarakat, terutama yang sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak,” tegasnya.
Selain itu, Marlina juga meninjau rumah Kusuma di Gampong Keutapang Bambong, Kecamatan Delima. Kusuma adalah ibu kandung dari Muhammad Zaini atau akrab disapa Apa Lambak, juru mudi Marlina yang meninggal dunia pada Sabtu pertengahan Maret 2025 lalu di kampung halamannya. Rumah Kusuma berdinding setengah papan dan setengah triplek, dengan sekat-sekat sederhana dari karton air mineral di dalamnya.
Program bantuan rumah layak huni ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh, khususnya bagi keluarga kurang mampu. []







