“Kami menempatkan diri sebagai mitra pemerintah dalam promosi destinasi wisata. Kegiatan seperti ini menjadi sarana untuk memperkenalkan destinasi-destinasi baru kepada jaringan yang lebih luas,” katanya.
Agus menambahkan, ASPPI saat ini fokus pada lima aspek utama dalam pengembangan pariwisata, yaitu: promosi digital, gerakan wisata bersih, pengumpulan data, promosi event global, dan pengembangan desa wisata. Ia menekankan pentingnya pelestarian lingkungan di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Beberapa desa wisata, seperti di Batam, Bali, dan Jakarta, kini terancam lingkungannya. Maka, perlu kolaborasi antara pelaku wisata dan wisatawan untuk menjaga lingkungan dengan kegiatan-kegiatan seperti menanam pohon,” imbuhnya.
Dengan terselenggaranya Aceh Travel Mart 4.0, Pemerintah Aceh berharap dapat semakin memperkuat posisi Aceh sebagai destinasi wisata halal dan unggulan di tingkat nasional maupun internasional.[]







