Tujuan kerja sama adalah terlaksananya rehabilitasi berkelanjutan bagi pecandu dan korba penyalahgunaan napza secara efektif,efesien dan akuntabel dan juga peningkatan mutu layanan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial bagi pecandu dan korban penyalah gunaan napza/narkoba,” Ucap Brigjen Pol Drs.Marzuki Ali Basyah MM. Kepala BNN Provinsi Aceh.
Narkotika adalah zat atau obat, baik alami maupun sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, hilangnya rasa sakit, dan ketergantungan.
Istilah “narkotika” berasal dari bahasa Yunani “narkotikos” yang berarti “membuat mengantuk” atau “membius”.
Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen.Pol.Drs Marzuki Ali Basyah,M.M menambahkan kami meng apresiasi kepada ketua panti rehab Narkoba Nagan Raya saudara Ikhsan Januarijal yang telah membangun dan berpatisipasi aktif di bidang rehabilitasi Narkoba dan kami dari BNN Provinsi Aceh jugak mendukung dan mensupport penuh kegiatan YRHN.
Dan saya berpesan kepada seluruh masyarakat aceh yang sudah mengkonsumsi penyalahgunaan Napza untuk segera melapor, berkonsultasi dan melakukan rehabilitasi ke panti rehabilitasi terdekat supaya pulih.
Ia juga berpesan kepada seluruh element masyarakat aceh untuk menyatakan perang dengan Narkoba karena aceh dalam cengraman Narkoba.
Harapan Brigjen.Pol.Drs Marzuki Ali Basyah,M.M Pemkab Nagan Raya juga terus mendukung penuh terhadap pengembangan panti rehabilitasi Narkoba yanb ada di Kabupaten Nagan Raya karena selama ini saya dengar panti rehabilitasi Rumoh Harapan Nagan dikukung penuh oleh pemkab dan stakholder lainya.






