Scroll untuk baca artikel
iklan
AcehPolitik

Tengku Malek Mahmud Al-Haythar Dukung Program Kodam IM Berdayakan Ekonomi Rakyat Aceh

274
×

Tengku Malek Mahmud Al-Haythar Dukung Program Kodam IM Berdayakan Ekonomi Rakyat Aceh

Sebarkan artikel ini

Silaturrahmi selama dua jam lebih itu berlangsung dalam suasana akrab. “Saat ini isu yang berkembang di Aceh tentang kemiskinan. Itu disebabkan dana APBA tidak terserap dengan maksimal.

“Kami berharap dapat berkerjasama untuk percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Aceh. Salah satunya, program cetak sawah baru,” kata Pangdam IM, mengawali pembicaraan bertema diskusi ini.

20190814-pangdam-im2

Foto: Ist

Menurut Pangdam IM, paska tsunami merupakan tonggak sejarah perdamaian Aceh. Karena itu, TNI-AD, khususnya jajaran Kodam IM, telah memprioritaskan penerimaan prajurit (Tamtama dan Bintara) 70 persen putra dan putri Aceh, dengan pembagian secara proporsional dari setiap kecamatan di Aceh. Sisanya 20 persen warga Aceh yang sudah 3 tahun domisili (perwakilan) di Aceh.

Dia berharap, perdamaian yang kini sudah terwujud dapat lestari di Aceh. “Dengan damai, kita bisa lebih fokus untuk membangun dan mensejahterakan rakyat Aceh. Termasuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) putri dan putri Aceh,” kata Pangdam yang istrinya berdarah Aceh.

Sementara itu, Kasdam IM, Brigjen TNI A. Daniel Chardin menjelaskan. Salah satu usaha peningkatan kesejahteraan rakyat Aceh, melalui kegiatan cetak sawah baru yang telah dilakukan TNI-AD di seluruh Indonesia, termasuk Aceh. Katanya, itu harus diupayakan secara maksimal untuk Aceh.

Menurut Kasdam IM, untuk melaksanakan program tadi, pemerintah pusat ada menyediakan anggaran. “Nah, di Papua dan beberapa daerah lainnya, program tersebut ada yang gagal dan dibatalkan. Karena itu, jika semua sepakat, akan kita fokus di Aceh. Selain dana pusat, jika bisa kita padukan dengan dana APBA,” usul Kasdam IM, yang memiliki istri darah Aceh.

Girl in a jacket