“Baru kali ini kami memperingati Hari Santri Nasional di dayah ini. Kami senang bisa berdoa dan makan bersama, serta belajar tentang dunia kemanusiaan dari tim ASAR Humanity.
Semoga kami bisa berkontribusi untuk umat di masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Rizal Fahmi, Staf Program ASAR Humanity Cabang Aceh, berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai dayah di Aceh.
“Kami melihat langsung bagaimana semangat para santri di pelosok tetap membara meski dalam keterbatasan.
Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana sekaligus meneguhkan semangat belajar mereka.
Hari Santri bukan hanya seremonial, tapi momentum untuk mencetak generasi berilmu yang peduli terhadap sesama,” ungkap Rizal.
Dari Langkahan, Aceh Utara, semangat para santri terus bergema. Di balik kesederhanaan, mereka menjadi cahaya bagi negeri, menjaga api ilmu, iman, dan pengabdian agar tetap menyala di tanah dayah yang jauh dari hiruk-pikuk kota. []







