“Penguatan riset dan produk halal bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi juga bagian dari ikhtiar besar Al Washliyah dalam menjaga kemaslahatan umat.
Kita harus mencetak peneliti, inovator, dan pelaku industri yang mampu bersaing secara global,” jelasnya.
Dr. Masyuril juga menyoroti perlunya kolaborasi antara universitas, pemerintah, pelaku industri, dan lembaga sertifikasi halal agar lahir inovasi yang tepat guna, mulai dari produk pangan, kosmetik, farmasi, hingga teknologi pengolahan halal.
Peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, peneliti, serta pegiat industri halal tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Sesi dialog interaktif berlangsung hidup dengan berbagai pertanyaan seputar peluang riset halal, kerja sama akademik, hingga strategi menghadapi dinamika industri halal global.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi Universitas Al Washliyah Darussalam untuk terus memperluas kontribusi dalam dunia riset halal, serta menguatkan peran Al Washliyah sebagai pionir pemberdayaan umat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. []







