Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Banjir Bandang Melanda Tiga Provinsi, Masyarakat Sipil Aceh Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

44
×

Banjir Bandang Melanda Tiga Provinsi, Masyarakat Sipil Aceh Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20251130 231250

Pernyataan atas nama Masyarakat Sipil Aceh, 30 November 2025, dan didukung oleh sejumlah lembaga, di antaranya Forum LSM Aceh, Koalisi NGO HAM, WALHI Aceh, Flower Aceh, SEI, GeRAK Aceh, KontraS Aceh, Balai Syura, P2LH, Sekolah HAM Perempuan Flower Aceh, Mafindo Aceh, Bentala Aceh, Kamu Demres, MAHA, Lifeguard Aceh, Forhati Wilayah Aceh, AWPF, SeIA, SP Aceh, YBHI, JKMA Aceh, MaTA, Lentera Habibi, dan P2TP2 RPA. Foto: Istimewa

Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menimbulkan kerusakan besar serta korban jiwa yang terus bertambah.

Skala dampak yang begitu luas membuat masyarakat sipil Aceh menilai bahwa kejadian ini bukan sekadar bencana daerah, tetapi sebuah tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius dan langkah cepat dari pemerintah pusat.

Akses menuju sejumlah wilayah pelosok hingga saat ini masih sangat sulit ditembus. Tim penyelamat menghadapi hambatan berat akibat putusnya jalur transportasi dan cuaca yang tidak bersahabat, sehingga banyak korban di daerah terisolir belum mendapatkan bantuan.

Melihat kondisi tersebut, Masyarakat Sipil Aceh menyampaikan keprihatinan mendalam atas penderitaan warga di wilayah terdampak, sekaligus menegaskan sejumlah tuntutan penting kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh.

Pertama, pemerintah diminta menggerakkan seluruh sumber daya yang ada agar tim penyelamat dapat segera menembus daerah-daerah terisolir dan memastikan bantuan darurat cepat sampai kepada warga yang membutuhkan.

Girl in a jacket