“Kami sudah mengerahkan personel ke sejumlah wilayah terdampak banjir, dan personel Brimob untuk membantu penanggulangan bencana di Tamiang. Tugas kemanusiaan ini akan dilakukan secara intensif untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi serta situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Abituren Akabri 1991 itu menegaskan bahwa seluruh personel terus bekerja maksimal di lapangan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan relawan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
Kapolda Aceh juga menyampaikan komitmennya untuk terus memantau situasi baik melalui jalur udara maupun darat, serta memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak bencana dapat ditangani sesegera mungkin dengan cepat, tepat, dan terukur. []







