Bank Aceh Pastikan layanan perbankan tetap optimal dan masyarakat dapat segera mengakses kebutuhan transaksi keuangannya di tengah situasi darurat ini. Foto: Humas Bank Aceh
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh akhir-akhir ini telah menimbulkan dampak signifikan, termasuk pada jaringan operasional perbankan.
Bank Aceh memastikan layanan perbankan tetap optimal dan masyarakat dapat segera mengakses kebutuhan transaksi keuangannya di tengah situasi darurat ini.
Bank Aceh saat ini memiliki 192 jaringan kantor (Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu dan Payment Point) yang tersebar tidak hanya di seluruh kabupaten/kota di Aceh, tetapi juga di kota-kota besar seperti Medan dan Jakarta. Jaringan yang luas ini merupakan tulang punggung dalam melayani seluruh lapisan masyarakat.
Namun, intensitas bencana hidrometeorologi, terutama banjir, telah menyebabkan sebanyak 46 jaringan kantor Bank Aceh terdampak serius. Kantor-kantor ini sempat terpaksa menghentikan operasional demi keselamatan karyawan dan aset, serta karena akses yang terputus dan kerusakan infrastruktur.
Fadhil Ilyas Direktur Utama Bank Aceh menyampaikan, Ketika bencana datang, prioritas utama Bank Aceh adalah memastikan keselamatan seluruh tim dan yang paling penting, memulihkan layanan secepat mungkin.
“Kami memahami bahwa akses terhadap layanan keuangan sangat krusial, apalagi saat masyarakat sedang berjuang memulihkan diri dari dampak bencana,” ujarnya.
Menyikapi situasi darurat ini, pihak Direksi Bank Aceh telah mengambil langkah cepat dan terukur dengan membentuk Tim Task Force Percepatan Pemulihan Operasional Kantor. Tim khusus yang beranggotakan personel terbaik ini mulai bergerak masif sejak Rabu, 27 November 2025.







