Foto Kepala Bidang Hukum dan Politik SAPA, Ishak, S.H. Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh untuk segera menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi beasiswa pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp420 miliar.
Desakan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Hukum dan Politik SAPA, Ishak, S.H. Ia menilai penanganan perkara dugaan korupsi beasiswa tersebut terkesan lamban dan belum menunjukkan progres yang jelas, sehingga mencederai rasa keadilan masyarakat, khususnya generasi muda Aceh.
“Ini bukan sekadar soal uang, tapi soal masa depan pendidikan Aceh. Beasiswa adalah hak anak-anak Aceh yang berprestasi, bukan untuk dijadikan bancakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Siapa pun yang terlibat harus segera diproses hukum,” ujar Ishak. Rabu (28/1/2026).
Ishak menegaskan, hingga saat ini belum adanya penetapan tersangka menimbulkan kecurigaan publik terhadap keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut.
“Jika ini terus dibiarkan tanpa kejelasan dan tanpa tersangka, maka wajar publik mempertanyakan komitmen Kejati Aceh,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa berlarut-larutnya penanganan perkara justru membuka ruang terjadinya intervensi serta upaya lobi dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi melemahkan atau bahkan menghentikan proses hukum.
“Semakin lama dibiarkan, semakin besar peluang intervensi. Ini yang paling dikhawatirkan masyarakat Aceh,” lanjut Ishak.







