Hingga akhir 2025, Perusahaan telah memanfaatkan 172,532 ton RDF dari kolaborasi dengan 21 pemerintah daerah.
Angka ini setara dengan sekitar 17.000 truk sampah penuh yang berhasil dialihkan dari TPA. Dengan metode co-processing yang memanfaatkan temperatur tanur semen hingga 1.500 derajat Celcius, RDF dimusnahkan tanpa menyisakan residu dan emisi terkendali.
Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia, Edi Sarwono menggarisbawahi prinsip ekonomi sirkular yang menjadi basis strategi pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif dan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang Perusahaan.
“Selain membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat, pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif juga membantu transisi Solusi Bangun Indonesia menuju industri hijau.
Pemanfaatan RDF membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon dari proses produksi semen,” ujar Edi Sarwono, Selasa (24/02/2026).
Selain kontribusi pada skala industri, Solusi Bangun Indonesia juga mendorong keterlibatan aktif karyawan melalui program Aksi Sedekah Sampah Bersama (Aksi SESAMA) untuk memilah dan menyalurkan sampah yang masih bisa di daur ulang/dimanfaatkan kembali ke bank sampah di sekitar wilayah operasi.
Hingga tahun 2026, Aksi SESAMA telah mengumpulkan dan menyalurkan 4,6 ton sampah terpilah yang bisa didaur ulang ke bank sampah.
Upaya edukasi turut diperkuat melalui program Kelola Sampah di Sekitar Kita (Kelas Kita), di mana karyawan menjadi relawan pengajar yang memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada siswa sekolah dasar hingga menengah atas.







