Pengukuhan sekaligus penutupan Konferkab VIII PWI Aceh Utara dilakukan oleh Ketua PWI Aceh Utara, Nasir Nurdin dengan harapan agar kepengurusan baru periode 2026-2029 di bawah kepemimpinan Abdul Halim bisa melaksanakan tugas-tugas organisasi dan jurnalistik secara professional.
“Dinamika dan berbagai intrik yang berkembang selama satu periode pertama kepengurusan PWI Aceh Utara (pascapemekaran PWI Kota Lhokseumawe pada 2023) harus dijadikan pengalaman untuk perbaikan.
Rekonsiliasi menjadi syarat mutlak untuk terus membesarkan organisasi PWI tanpa rasa curiga atau saling serang satu sama lain,” demikian penegasan Ketua PWI Aceh.[]







