“Tiba-tiba ada mobil berhenti dan ada Ibu-ibu ngasih saya daging meugang. Setelah saya lihat, ternyata Ibu Ana istri Gubernur Mualem. Alhamdulillah, terima kasih ibu,” ucap Aswardi.
Aswardi mengaku telah berprofesi sebagai tukang becak sejak muda. Meski di tahun 1995 sempat mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kakinya patah, namun Aswardi tak patah arang. Setelah pulih, dirinya kembali ke profesinya tersebut.
“Patah ni bang, panjang sebelah kaki saya karena kecelakaan itu. Tapi saya tetap harus bekerja untuk menghidupi istri dan 3 anak saya,” ucap Aswardi sambil memperlihatkan perban dan kayu yang menyangga kakinya.
Selesai membagikan daging meugang, Kak Na mengaku bersyukur karena masih bisa terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Saya Iba sekaligus salut melihat perjuangan mereka. Meski telah berusia senja, sudah kakek-kakek dan nenek-nenek, bahkan ada yang sakit tadi. Tapi mereka tetap berusaha mencari rejeki untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Perjuangannya luar biasa. Semangat itu tentu harus kita tiru,” kata Kak Na berpesan. []







