Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital memiliki dua sisi. Di satu sisi memudahkan transaksi, namun di sisi lain membuka peluang munculnya berbagai modus kejahatan perbankan. Oleh karena itu, BSI secara rutin menghadirkan program literasi keuangan guna meningkatkan kewaspadaan dan kebijaksanaan nasabah dalam bertransaksi.
Pertumbuhan Digital dan Komitmen ESG
Transformasi digital yang dilakukan BSI turut mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG). Saat ini, jumlah pengguna mobile banking BSI telah mencapai 9 juta user, mencakup BYOND dan BSI Mobile.
Menariknya, dalam satu tahun sejak peluncuran, pengguna BYOND by BSI tumbuh signifikan hingga 197 persen secara tahunan (YoY). Pada 2026, BSI akan terus memperkuat kapabilitas digital guna meningkatkan frekuensi serta nilai transaksi nasabah.
Tak hanya fokus pada nasabah individu, BSI juga aktif mendorong inklusivitas di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga kini, BSI telah membina lebih dari 5.000 UMKM melalui pembiayaan KUR dan SME, serta dukungan empat UMKM Center yang tersebar di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.nProgram tersebut bertujuan membantu UMKM “naik kelas” melalui pelatihan, pendampingan, serta akses pasar yang lebih luas.
Sebagai perusahaan terbuka, BSI juga konsisten menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan transparansi sesuai regulasi. Langkah ini diambil guna menciptakan lingkungan bisnis yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi yang lebih “tajam” untuk media online (lebih clickbait) atau versi rilis resmi yang lebih formal. []







