Keterlibatan para pelaku usaha ultra mikro ini tidak hanya mendukung pengurangan limbah pakaian, tetapi juga membuka peluang tambahan pendapatan bagi nasabah.
Dengan demikian, gerakan peduli lingkungan dapat berjalan berdampingan dengan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sejalan dengan pesan program, “Setiap Baju yang Kamu Berikan, Menjadi Satu Harapan yang Mereka Lanjutkan.”
Tak hanya pakaian, donasi buku anak-anak juga disalurkan ke Ruang Pintar PNM Seunebok Madani di Desa Seuneubok, Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar dan Ruang Pintar PKBM Bina Prestasi di Gampong Blang Asan, Kota Sigli, Kabupaten Pidie.
Penyaluran ini menjadi bentuk dukungan PNM terhadap peningkatan akses bacaan dan pendidikan bagi anak-anak di wilayah pemberdayaan.
PNM Cabang Aceh berharap program RE3 FOR-E tidak berhenti sebagai gerakan pengumpulan donasi semata, melainkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, menghadirkan manfaat ekonomi bagi nasabah, sekaligus membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak.
Ibu Maulidia, salah satu nasabah PNM Cabang Aceh yang menjalankan usaha laundry, mengaku merasakan langsung dampak positif dari program tersebut.
“Syukur Alhamdulillah, dengan adanya program pengumpulan baju layak pakai dari karyawan PNM ini usaha laundry saya bertambah pemasukannya. Saya juga ikut senang karena merasa terlibat dalam kegiatan sosial PNM membantu masyarakat dengan penyaluran pakaian layak pakai. Terima kasih kepada PNM yang sudah peduli serta mendukung usaha kecil seperti kami,” ujarnya.







