Menurutnya, dukungan tersebut mencakup penguatan kebijakan, penyempurnaan regulasi, serta sinkronisasi berbagai program sektoral agar pembangunan ekonomi dan keuangan syariah berjalan secara terintegrasi.
Ia juga berharap Anugerah Adinata Syariah tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi semata, tetapi menjadi pemicu lahirnya transformasi ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi sumber pembelajaran yang dapat direplikasi oleh daerah lain.
Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, dalam sambutannya menekankan bahwa apresiasi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk pengakuan atas dampak nyata ekonomi syariah bagi kemaslahatan masyarakat.
“Anugerah ini adalah bentuk apresiasi sekaligus penghargaan yang tidak hanya mengukur administratif, tapi juga melihat dampak nyata dari ekonomi syariah yang tentu untuk kemaslahatan masyarakat. Ini harus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi,” ujar Sholahudin.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh yang akrab disapa Dek Fadh ini menegaskan bahwa torehan ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen di Aceh.
“Sembilan penghargaan yang kita bawa pulang malam ini adalah hasil kerja keras seluruh masyarakat Aceh. Ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan sebuah amanah besar untuk terus menghadirkan inovasi ekonomi syariah yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat,” pungkasnya.[]







