“Kami sudah lama bersabar, dengan keadaan ini jangan sampai mengabaikan permintaan kami ini sudah sangat meresahkan kami masyarakat dengan dampak debu dan limbah batu bara, hari ini dalam teriknya matahari kami berdiri menyuarakan permintaan kami untuk di bebaskan tanah kami yang berdampak dan ingat kami tidak diam dan terus mengadvokasi.” tutup nya (iskandar korlap).(Rl7)
Masyarakat penaga cut blokir akses jalan PT. Mifa bersaudara.
redaksi2 min baca







