Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, melatih keberanian, dan membangun rasa percaya diri.
Lomba mewarnai dan kolase memberikan kesempatan kepada peserta untuk menuangkan imajinasi melalui karya seni, sementara Ranking 1 mengasah pengetahuan umum dan kemampuan berpikir cepat.
Sementara itu, lomba mengulas buku bacaan mendorong peserta memahami isi cerita, berpikir kritis, serta menyampaikan pendapat secara runtut dan percaya diri di hadapan peserta lainnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Festival Lomba Literasi Anak merupakan hasil kolaborasi seluruh mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala Kelompok 7 yang diketuai Dony Rizky Hidayat bersama Syifaul Qalbi, Annisa Yassmin, Febriana, Agrita Salva Mahfuza, Firadia Annisa Zikrina, Isabelini Gajah, Raisa Khaira Hidayat, Zahra Salsabila, dan Dhafira Agustiya.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat, para mahasiswa berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perkembangan literasi anak-anak di Gampong Kayee Adang.
Melalui festival ini, KKN Tematik Literasi USK Kelompok 7 berharap budaya membaca dan belajar terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak. Festival Lomba Literasi Anak menjadi bukti bahwa literasi dapat ditanamkan melalui kegiatan yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai dunia membaca. []







