Ia juga mengajak para peserta memanfaatkan layanan perbankan digital Action Bank Aceh serta berbagai produk pembiayaan yang disediakan Bank Aceh.
Menurutnya, fasilitas pembiayaan prapensiun maupun pembiayaan pensiun dapat menjadi solusi untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekaligus mendukung pengembangan usaha di masa purna tugas.
Sementara itu, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Banda Aceh, Junaizar, menyampaikan bahwa sinergi dengan Bank Aceh merupakan bentuk pelayanan terpadu kepada ASN agar memperoleh informasi yang komprehensif mengenai manfaat pensiun, hak-hak peserta, serta berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan menjelang maupun setelah memasuki masa pensiun.
“Kami berharap melalui kolaborasi ini para ASN dapat lebih siap menghadapi masa pensiun, memahami seluruh hak dan kewajibannya, serta mampu merencanakan kehidupan yang lebih sejahtera setelah purnatugas,” katanya.
Selain seremoni pembukaan, kegiatan juga diwarnai dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol apresiasi atas kolaborasi antara Bank Aceh dan PT Taspen.
Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan materi dari PT Taspen mengenai hak dan kewajiban peserta, materi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta sosialisasi layanan pembiayaan dan layanan pensiun Bank Aceh. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan para narasumber.
Melalui kolaborasi ini, Bank Aceh berharap dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Aceh dalam menghadirkan layanan perbankan yang tidak hanya berorientasi pada transaksi keuangan, tetapi juga mendukung peningkatan literasi keuangan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para ASN yang memasuki masa pensiun.







