“Ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mempertahankan kualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai komitmen menjaga mutu dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FDK UIN Ar-Raniry, Dr. Mahmuddin, M.Si., menjelaskan bahwa keberhasilan meraih predikat Unggul didukung oleh sejumlah faktor strategis. Di antaranya peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang adaptif terhadap dinamika sosial dan kebutuhan dunia kerja, perluasan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk lembaga swadaya masyarakat untuk mendukung program magang, praktikum, dan pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai prestasi mahasiswa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Mahmuddin juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Prodi BKI, Dr. Ismiati beserta tim, serta Ketua Prodi Kesejahteraan Sosial, Teuku Zulyadi, Ph.D beserta seluruh tim yang menjadi garda terdepan dalam mengawal proses akreditasi hingga meraih hasil terbaik.
Dengan capaian terbaru ini, lima dari enam program studi di FDK UIN Ar-Raniry kini telah berstatus Akreditasi Unggul. Sebelumnya, predikat yang sama telah diraih oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan Manajemen Dakwah (MD).
“Alhamdulillah, dari enam program studi di FDK, lima telah meraih Akreditasi Unggul. Sementara Program Studi Manajemen Haji dan Umrah yang baru berusia satu tahun akan mengajukan akreditasi pada tahun depan,” ujar Mahmuddin.







