Bagi Taqwaddin, 21 tahun perdamaian Aceh harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa konflik tidak boleh kembali terjadi.
Perdamaian harus dijaga, sementara agenda besar berikutnya adalah memastikan perdamaian tersebut menghasilkan kesejahteraan yang nyata bagi seluruh rakyat Aceh. []







