Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Dandim Bener Meriah: Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liput Siswa Keracunan MBG Hanya Salah Paham

20
×

Dandim Bener Meriah: Dugaan Intimidasi Wartawan Saat Liput Siswa Keracunan MBG Hanya Salah Paham

Sebarkan artikel ini
IMG 20260903 105246

Pertemuan tersebut berlangsung di salah satu kafe di kawasan Lampahan. Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Bener Meriah, **Riswandika Putra, serta Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Setdakab Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade.

Dalam pertemuan tersebut, persoalan yang terjadi di lapangan diluruskan dan diselesaikan secara kekeluargaan. Dandim menyebut kedua belah pihak telah berdamai dan berharap kejadian tersebut tidak mengganggu hubungan baik antara TNI dan insan pers.

“Hari ini juga kita sudah pertemukan rekan kita Bustami dengan anggota kami. Jadi sudah berdamai. Harapannya ke depan bisa lebih baik tanpa ada ketersinggungan satu sama lain,” katanya.

PWI Berharap Ada Evaluasi

Sementara itu, Ketua PWI Bener Meriah, Mashuri, berharap persoalan tersebut menjadi evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Mashuri juga berharap Dandim 0119/Bener Meriah dapat memberikan tindakan atau sanksi sesuai ketentuan internal terhadap oknum anggota TNI yang melarang wartawan melakukan peliputan.

“Harapan kami, apabila memang ada anggota yang melakukan pelarangan terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik, dapat diberikan pembinaan atau sanksi sesuai aturan yang berlaku. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali di Bener Meriah,” ujar Mashuri.

Menurutnya, wartawan memiliki tugas untuk mendapatkan informasi dan memberitakan peristiwa kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi antara aparat dan insan pers perlu terus dijaga agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.

Girl in a jacket