Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) menjadi keynote speaker dalam Dialog Budaya yang digelar Sekolah Adat Sri Musim di kawasan Lampuuk, Aceh Besar, Jumat malam, 4 September 2026. Foto: Acehinspirasi
Aceh Besar, Acehinspirasi.com l Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) menjadi keynote speaker dalam Dialog Budaya yang digelar Sekolah Adat Sri Musim di kawasan Lampuuk, Aceh Besar, Jumat malam, 4 September 2026.
Dialog budaya berlangsung dalam suasana santai dan terbuka. Nezar Patria duduk di atas panggung kecil di tengah alam terbuka, didampingi CEO Sekolah Adat Sri Musim, Zulfan.
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai kalangan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan budaya, seni, pendidikan, dan teknologi di Aceh. Peserta yang hadir antara lain mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK), UIN, Universitas Terbuka (UT), komunitas seni, para maestro budaya, hingga pegiat seni dan budaya lainnya.
Dalam kesempatan itu, Zulfan memperkenalkan para peserta sekaligus memaparkan secara singkat perjalanan dan sejumlah program Sekolah Adat Sri Musim yang didirikannya sekitar dua tahun lalu bersama sejumlah komunitas budaya dan seni di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Menurut Zulfan, Sekolah Adat Sri Musim hadir sebagai ruang belajar alternatif yang mempertemukan pengetahuan adat, seni, budaya, dan perkembangan teknologi.
Sejumlah program telah dijalankan, termasuk di beberapa sekolah menengah atas di kawasan Lhoknga dan Lampuuk. Program tersebut antara lain kelas digitalisasi dan teater.







