Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

FH USK Dorong Sekolah Serius Cegah Bullying, Dampaknya Bisa Rusak Masa Depan Siswa

2
×

FH USK Dorong Sekolah Serius Cegah Bullying, Dampaknya Bisa Rusak Masa Depan Siswa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260927 172832

Perundungan, kata dia, dapat merusak rasa percaya diri sekaligus menurunkan motivasi belajar siswa. Karena itu, guru perlu memiliki kemampuan untuk mengenali tanda-tanda seorang siswa menjadi korban perundungan.

“Misalnya perubahan perilaku secara mendadak, enggan pergi ke sekolah, penurunan prestasi, atau munculnya keluhan fisik tanpa sebab yang jelas,” ujarnya.

Siswa Jadi Pusat Pembelajaran
Dalam kegiatan tersebut, tim PKM FH USK melibatkan sebanyak 40 siswa yang dibagi ke dalam 10 kelompok. Pembagian kelompok dilakukan dengan pendekatan student-based learning, sehingga siswa menjadi pusat dari proses pembelajaran.

Setiap kelompok diberikan dua persoalan untuk didiskusikan. Selanjutnya, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi di hadapan peserta lainnya. Anggota tim PKM kemudian memberikan tanggapan dan komentar terhadap hasil kerja para siswa.
Tim PKM FH USK terdiri atas Prof Dr Ilyas Yunus SH MH, Dr Nursiti SH MH, Dr Ida Kemala Jeumpa SH MH, Roslaini SH MH, dan Nurhafifah SH MH. Seluruh anggota tim terlibat dalam proses pendampingan dan diskusi bersama siswa.

Saifuddin mengatakan, dari proses presentasi terlihat bahwa para siswa telah memiliki pemahaman awal yang cukup baik mengenai alasan perundungan dapat terjadi di lingkungan sekolah.

“Mereka tahu dampak kepada korban dan pelaku, serta mengenai apa yang harus dilakukan siswa jika menjadi korban. Mereka juga memahami bagaimana peran sekolah dan orang tua dalam mencegah bullying,” kata Saifuddin.

Sekolah Harapkan Pendampingan Berkelanjutan
Kepala SMAN 1 Lhoknga, Zikriah S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan PKM FH USK tersebut. Menurutnya, isu perundungan dan kekerasan di sekolah sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Girl in a jacket