Tim Pemenangannya Nasir Nurdin, Jufrizal. Foto/dok: Acehinspirasi
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Kandidat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin, angkat bicara menanggapi pemberitaan sejumlah media luar Aceh yang menuding dirinya menerima suap dalam Kongres PWI Pusat di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, pada Agustus 2025.
Nasir menilai tudingan tersebut sebagai fitnah dan upaya pembunuhan karakter yang diduga berkaitan dengan kontestasi pemilihan Ketua PWI Aceh.
“Banyak pihak menyarankan agar tidak perlu dilayani karena sudah jelas merupakan upaya pembunuhan karakter. Namun, jika tidak ditanggapi, bisa saja dianggap sebagai sebuah kebenaran,” kata Nasir melalui Ketua Tim Pemenangannya, Jufrizal.
Nasir secara tegas membantah tuduhan menerima suap sebagaimana diberitakan. Ia mempertanyakan dasar tudingan yang hanya menampilkan rekening pribadinya dengan saldo Rp72 juta tanpa disertai bukti transaksi maupun penjelasan mengenai sumber dana tersebut.
“Suap tidak berdiri sendiri, tetapi ada pemberi dan penerima. Namun, dalam tudingan terhadap saya, hanya berulang kali ditampilkan rekening pribadi saya dengan saldo Rp72 juta yang disebut sebagai suap. Tidak ada data transaksi maupun penjelasan dari mana sumber dana itu. Ini sangat keterlaluan. Apa tidak boleh rekening saya memiliki saldo?” tegas Nasir.
Menurutnya, pemberitaan tersebut patut diduga tidak terlepas dari dinamika kontestasi di tubuh PWI Aceh. Ia menduga ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan pencalonannya sehingga berupaya membangun opini negatif melalui tudingan yang dinilainya tidak berdasar.






