Menurut Firnalis, fasilitas tersebut akan sangat membantu wartawan yang harus beraktivitas di ibu kota provinsi dengan keterbatasan anggaran.
“Jika rumah besar kita (Kantor PWI) bisa dilengkapi dengan fasilitas itu, tentu akan sangat membantu dari segi pengeluaran wartawan yang sangat pas-pasan,” ujarnya.
Harapan tersebut turut diamini Bendahara PWI Simeulue, Al-Ashab.
Firnalis juga mengakui bahwa mengelola organisasi sebesar PWI bukanlah pekerjaan mudah, terlebih jika tidak ditopang kekompakan seluruh unsur pengurus.
Menurutnya, selama periode kepengurusan Nasir Nurdin, sejumlah perubahan telah dilakukan, mulai dari bidang organisasi dan keanggotaan, hubungan kemitraan antarlembaga, pembelaan wartawan, pendidikan, hingga kesejahteraan anggota.
“Semoga berbagai capaian itu bisa terus dilanjutkan, termasuk terus memperkuat koordinasi provinsi dengan kabupaten/kota,” tandas Firnalis.
Nasir Siap Lanjutkan Program Prioritas
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Nasir Nurdin menyampaikan apresiasi atas dukungan, saran, dan harapan yang disampaikan jajaran PWI Simeulue. Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memprioritaskan kebutuhan organisasi yang dinilai mendesak apabila kembali mendapat amanah memimpin PWI Aceh.
“Apa yang telah kami lakukan pada periode pertama ini diharapkan menjadi pondasi untuk keberlanjutan. Kita sudah punya arah yang jelas, tidak lagi meraba-raba. Kalau ada yang belum selesai atau ada program baru sesuai bidang, jika itu memang urgen, akan kita prioritaskan,” kata Nasir.






