Scroll untuk baca artikel
Aceh

Nektu Desak Percepatan Pemulihan Sawah dan Kebun di Aceh, Serapan Anggaran Capai 62,1 Persen

22
×

Nektu Desak Percepatan Pemulihan Sawah dan Kebun di Aceh, Serapan Anggaran Capai 62,1 Persen

Sebarkan artikel ini
IMG 20261027 194936

“Kami berupaya memenuhi harapan masyarakat dengan sisa waktu sekitar dua bulan ini,” ujarnya.

Perkebunan Terdampak 60.438 Hektare

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, luas perkebunan yang terdampak bencana mencapai 60.438 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.968 hektare masuk dalam fasilitasi Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Pelaksanaan program masih berlangsung melalui sejumlah tahapan, mulai dari pendataan calon petani dan calon lokasi (CPCL), pembibitan, hingga penyaluran bantuan.

Adapun rincian komoditas perkebunan yang masuk dalam fasilitasi tersebut meliputi kopi seluas 30.189 hektare di lima kabupaten, kakao 9.054 hektare di 10 kabupaten, kelapa 1.230 hektare di tujuh kabupaten, serta karet seluas 495 hektare di dua kabupaten.

Data tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan penanganan sektor perkebunan, sehingga dukungan pemerintah dan percepatan pelaksanaan program menjadi penting untuk membantu petani memulihkan lahan produktif mereka.

Pemulihan Sawah Capai 62,1 Persen

Di sektor tanaman pangan, pemulihan sawah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang mencakup area seluas 40.852 hektare. Program tersebut dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama seluas 28.211 hektare dan tahap kedua 12.641 hektare.

Hingga 26 Oktober 2026, serapan anggaran untuk program pemulihan sawah di Aceh tercatat mencapai 62,1 persen.

Selain penanganan lahan, pemerintah juga menjalankan program pembangunan infrastruktur pendukung pertanian. Program tersebut meliputi 641 unit irigasi perpompaan, 149 unit irigasi perpipaan, 45 unit bangunan konservasi, 300 unit jaringan irigasi tersier, serta 106 unit jalan usaha tani.

Girl in a jacket