Scroll untuk baca artikel
Aceh

13 Siswa dan Guru SMPN 4 Banda Aceh Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG, Diduga Usai Makan Ikan

6
×

13 Siswa dan Guru SMPN 4 Banda Aceh Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG, Diduga Usai Makan Ikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20261030 005339

“Paling hanya mual, di bagian mulut ada bengkak memang, namun sudah sempat diatasi sebelumnya,” tambahnya.

Menurut dr. Armahamsyi, petugas IGD terlebih dahulu melakukan observasi untuk menilai kondisi pasien dan menentukan penanganan yang diperlukan.

“Saat masuk IGD kita melakukan observasi terlebih dahulu. Kita harus tahu gejala tanda-tanda emergency seperti apa, kapan kita rawat dan kapan kita rawat jalan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, pasien dengan gejala relatif ringan tetap menjalani pemantauan selama 1 x 24 jam. Penanganan lanjutan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi masing-masing pasien.

“Untuk gejala-gejalanya dalam kategori ringan, cuma kita observasi dulu 1×24 jam. Apabila ada tanda-tanda emergency nanti tindakan lanjutnya diambil alih oleh DPJP langsung.

Dari IGD tadi kita sudah memberikan penanganan, seperti pemberian oksigen karena pasien mengalami sesak dan obat-obatan yang suportif saja,” ujarnya.

Terkait dugaan keracunan akibat konsumsi MBG, ia menegaskan bahwa pihak medis belum dapat memastikan penyebabnya.

“Terkait kemungkinan keracunan, belum bisa dipastikan. Karena saya tidak ada di lokasi kejadian, bukan ranahnya di situ,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan, pada awalnya terdapat 10 pasien yang masuk untuk mendapatkan penanganan medis, dengan rincian lima orang menjalani rawat inap dan lima lainnya rawat jalan. Pasien tersebut termasuk guru.
“Termasuk guru juga ada. Terkait gejalanya bukan kategori berat,” pungkasnya.

Pihak Rumah Sakit Pastikan Tetap Berikan Pelayanan

Girl in a jacket