Penting diingat, kata Sekda, jabatan yang diemban itu suatu saat akan dipertanggungjawabkan, tidak saja di hadapan sistem ketatanegaraan yang berlaku, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
“Oleh karena itu, Saudara-Saudara harus menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Sekda.
Kepada 152 pejabat yang dilantik itu, Sekda berpesan untuk senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab serta memahami makna motivasi dan keteladanan sebagai bagian dari disiplin kerja.
“Tingkatkan kinerja pribadi, unit kerja, maupun keseluruhan organisasi, termasuk di dalamnya mendorong suatu cara kerja baru yang inovatif dan kreatif serta konsisten menunjukkan perilaku sebagai seorang pemimpin yang beretika,” kata Sekda.
Taqwallah juga menyebutkan, kinerja seluruh pegawai Pemerintah Aceh khususnya para pejabat dipantau seluruh rakyat. Karenanya, para pegawai harus bekerja maksimal dan harus mampu mewujudkan sistem pemerintahan yang baik, demi menggapai cita-cita untuk menyejahterakan rakyat.
Selain itu, tak lupa Sekda berpesan agar para pejabat yang dilantik untuk mengingatkan seluruh staf agar selalu menerapkan protokol kesehatan covid-19 di lingkungan kerja. Hal itu penting sebagai bentuk ikhtiar bersama melawan penyebaran covid-19.
Pelantikan tersebut turut dihari para kepala SKPA dan Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh. Sementara itu, pada Senin (5/4) kemarin, Asisten Bidang Administrasi Umum, Iskandar AP, juga melantik 297 Pejabat Fungsional.
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.







