Scroll untuk baca artikel
Aceh

Wali Murid Dari Berbagai SDN di Banda Aceh Kecewa lantaran Dana Bea Siswa Tidak Bisa Ditarik Kecuali ke Medan

17
×

Wali Murid Dari Berbagai SDN di Banda Aceh Kecewa lantaran Dana Bea Siswa Tidak Bisa Ditarik Kecuali ke Medan

Sebarkan artikel ini
1624662958276

Dia menyebutkan para wali murid sangat berharap pihak pihak tertentu dapat kiranya memberikan solusi terkait hal dimaksud agar menemui jalan keluarnya.

Sebelumnya melansir media ini, Ombudsman RI Perwakilan Aceh telah pernah menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait banyaknya pengaduan masyarakat prihal pelayanan Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Jumat (4/6) di Kantor Ombudsman Aceh bertajuk “penyelesaian laporan” di hadiri oleh pihak Bank Syariah Indonesia (BSI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perwakilan pelaku usaha, dan akademisi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Taqwaddin Husin selaku kepala Ombudsman Aceh didampingi beberapa Asisten Ombudsman itu berlangsung hangat dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 12.00 siang.

Pihak Ombudsman sendiri telah menginventarisir sekitar 17 masalah yang terjadi saat ini, baik yang dilaporkan langsung oleh masyarakat maupun yang disampaikan secara online.

Dalam paparannya, pihak Ombudsman menyebutkan, yang paling banyak terjadi yaitu terkait masalah penarikan tunai dan transfer di anjungan tunai mandiri (ATM). Hal lainnya seperti jaringan yang lambat, ATM yang kosong, sehingga menjadi hambatan bagi nasabah.

“Permasalahan ini muncul karena peralihan dari bank konvensional ke syariah, setelah berlakunya Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Sehingga hari ini kita mengundang para pihak untuk meminta klarifikasi guna menemukan solusi,” sebut Taqwaddin.

Sementara itu, Ahyar Subhan yang merupakan Regional Bisnis Control BSI Wilayah Aceh menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama ini.

Girl in a jacket