Kutacane.Acehinspirasi.com | Satu keluarga warga Desa Lawe Sumur Sepakat, Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara, terpaksa harus mengalami pahitnya dampak demokrasi Pilkades Serentak.
Dampak demokrasi Pilkades Serentak, berujung dengan pemindahan tempat tinggal yakni, rumah yang sudah ditempati selama tiga bulan.
“Sudah tiga bulan menempati rumah milik seorang okmun Kepala Sekolah, salah satu pendukung calon Kepala Desa yang menang”, kata, Manah kepada Acehinspirasin.com , Rabu (21/7/2021).
Kata dia, terpaksa pindah rumah akibat tak satu pilihan dengan oknum tersebut, padahal rumah itu adalah rumah untuk disewakan.
“Mungkin akibat kecewa karena tak memenuhi keinginannya, sehingga mengkedepankan arogansi dan tak memperdulikan azas demokrasi”, katanya.
Untuk diketahui, kata dia, sebelum pesta demokrasi Pilkades Serentak digelar, oknum Kepala Sekolah SD Negeri Cinta Maju, pemilik rumah itu, mendatangi dan mempengaruhi untuk memilih calon Kepala Desa yang menang.
Namun, karena diketahui tak satu pilihan akhirnya dituntut untuk meninggalkan rumah tersebut, katanya. (Yusuf )







