Kepada jajaran Direksi PT Bank Aceh Syariah, Nova berharap agar terus meningkatkan kinerja bank dan selalu berlaku amanah. Sehingga Bank Aceh Syariah dapat menjadi salah satu Bank Syariah terdepan di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Gubernur Aceh atas dukungan dan dorongan, hingga bank milik daerah tersebut dapat melahirkan berbagai produk layanan yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Haizir menjelaskan kegunaan sejumlah produk terbaru bank kebanggaan masyarakat Aceh itu. Pertama, hadirnya Cash Recycle Machine (CRM) di tiap kabupaten/kota. Dengan hadirnya mesin tersebut nasabah dapat melakukan transaksi secara non-tunai, maupun melakukan penyetoran tunai.
Selanjutnya QR Code Indonesian Standart (QRIS), melalui produk ini membayar pembelanjaan dapat dilakukan pada seluruh merchant milik berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).
Kini ATM Bank Aceh yang dimiliki nasabah dapat juga berfungsi sebagai kartu debit yang dapat dipergunakan langsung untuk bertransaksi pada mesin Electronic Data Capture (EDC).
Dan terakhir adalah hadirnya sejumlah fitur terbaru pada aplikasi Action Bank Aceh (Mobile Banking). Melalui aplikasi tersebut kini dapat dilakukan berbagai layanan transaksi terbaru, seperti membayar pajak kendaraan, pembayaran spp kuliah, pembelian pulsa dan listrik dan lainnya.
Peluncuran tersebut, ikut dihadiri oleh Sekda Aceh yang juga Plt Komisaris Utama Bank Aceh, Taqwallah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Aceh, Achris Sarwani, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, sejumlah Kepala SKPA, Kepala Divisi dan Kepala Cabang Bank Aceh.







