Sebelumnya, Masri (56) bersama istri Amanah (54) dan satu anaknya dipaksa ‘angkat kaki’ dari rumah kontrakannya di Desa Lawe Sumur Sepakat, Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara.
Kronologisnya karena Ia tak mau mengikuti, mengikuti pilihan kepala desa yang ia dukung pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Aceh Tenggara beberapa waktu lalu.(Yusuf)







