“Saat ini SKK Migas dan Premier Oil Andaman Ltd sedang dalam proses mempersiapkan rencana pengeboran yang akan dilaksanakan pada tahun 2022. Sebelum pelaksanaan kegiatan pengeboran nantinya, kami bersama KKKS juga akan kembali mengupdate dan melakukan silaturrahmi dan sosialisasi kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat”. Ujar Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison.
Hal tersebut juga didukung Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Aceh Ir. Mahdinur, MM. Menurut Mahdinur, bahwa untuk kegiatan diatas 12 mil merupakan kewenangan pusat. Namun demikian diharapkan dengan adanya kegiatan pengeboran ini daerah tetap mendapat perkembangan informasi melalui sosialisasi, sehingga Pemerintah Daerah dapat membantu memberikan dukungan kelancaran kegiatan dan memberi informasi kepada publik di Aceh.
Sebelumnya sejak 2019, SKK Migas bersama Premier Oil Andaman Ltd, aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah diantaranya bersama Bupati Aceh Utara, Bireun dan Lhokseumawe pada akhir tahun 2018 yang kemudian dilanjutkan dengan Safari Ramadhan di 2019 dengan jajaran Pemda Bireun, serta kunjungan kepada Bapak Gubernur Provinsi Aceh pada bulan September 2019. Selain itu Premier Oil Andaman Ltd juga berkunjung ke Kantor BPMA, Banda Aceh dan melakukan site visit ke Arun di Lhokseumawe yang saat ini dioperasikan oleh PT. Perta Arun Gas.
SKK Migas dan Premier Oil Andaman Ltd juga telah melakukan kegiatan Program Pengembangan Masyarakat melalui kegiatan Kuliah Umum dan Sosialisasi di Kampus Unsyiah dan UIN Arraniry pada bulan April 2019, kegiatan Kuliah Umum bersama Universitas Al-Muslim di bulan November 2019.







