Acehinspirasi.com – Abdya – Sebanyak 834 KPM penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) memilih graduasi ataupun meminta mundur sebagai penerima bansos.
Dinas Sosial Aceh Barat daya melalui Koordinator PKH Abdya Indra Pratama mengatakan, sebanyak 834 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah kita graduasikan sebagai penerima bantuan PKH disepanjang tahun 2019, ditambahkan, untuk saat ini jumlah KPM PKH Updating data tahap 1 tahun 2020 sebanyak 8.018 KPM, Jika dibandingkan di tahap 1 2019 ada sejumlah 8.852 KPM, jadi jika dikurangi ada sejumlah 834 KPM yang sudah kita graduasikan, Tambahnya Lagi.
Banyak faktor yang menyebabkan KPM tersebut tergraduasi dari penerima bantuan, salah satunya seperti tidak memiliki lagi komponen PKH seperti, Ibu Hamil, Balita, Anak sekolah, lansia dan disabilitas yang sudah dianggap mampu (graduasi mampu), tidak komitmen dalam menjalankan program seperti, tidak hadir dan tidak mau mengecek kesehatan di fasilitas Kesehatan Pemerintah seperti di Posyandu maupun fasilitas lainnya, anak tidak hadir di sekolah minimal 85% perbulannnya juga yang tidak rutin mengikuti kegiatan P2K2 yang dilaksanakan oleh pendamping PKH disetiap bulannya, termasuk salah satunya adalah adanya iktikat baik dari KPM untuk meminta mundur dari penerima bantuan PKH karena merasa sudah mampu.
Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki 4 tujuan dasar. Pertama meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, “Kedua, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan miskin, ketiga mengurangi kemiskinan dan kesejangan antar kelompok pendapatan, dan yang keempat adalah menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan sosial.






