Scroll untuk baca artikel
Aceh

SAPA Kritik Diamnya Pejabat Aceh Soal Pernyataan Presiden: “Fakta di Lapangan Berbeda”

67
×

SAPA Kritik Diamnya Pejabat Aceh Soal Pernyataan Presiden: “Fakta di Lapangan Berbeda”

Sebarkan artikel ini
IMG 20260326 115259

Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami. (Foto: Dok. Acehinspirasi)

Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) melontarkan kritik keras terhadap sikap diam para pejabat Aceh, termasuk anggota DPR RI, DPRA, dan DPD RI perwakilan Aceh, menyusul pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menyebut tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda.

SAPA menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Hingga kini, masih terdapat masyarakat di sejumlah wilayah di Aceh yang bertahan di hunian darurat dan tenda akibat bencana.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, mengatakan bahwa yang lebih disayangkan bukan hanya soal ketidakakuratan informasi yang diterima Presiden, tetapi juga tidak adanya klarifikasi maupun sikap dari para wakil rakyat dan pejabat Aceh.

“Yang sangat kita sesalkan adalah sikap diam para pejabat Aceh, baik di DPR RI, DPRA, maupun DPD. Seharusnya mereka berdiri di depan untuk menyampaikan kondisi sebenarnya, bukan justru membiarkan informasi yang keliru terus berkembang,” ujar Fauzan kepada media ini melalui rilis yang dikirim via whatsApp, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, para wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan bahwa informasi yang sampai ke pemerintah pusat benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan.

“Jika mereka diam, maka patut dipertanyakan keberpihakan mereka kepada rakyat. Ini bukan sekadar persoalan data, tapi menyangkut nasib masyarakat yang masih hidup dalam kondisi tidak layak,” tegasnya.

Girl in a jacket