Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Permabudhi Provinsi Aceh Gelar Dharma Shanti Waisak Tahun 2022

178
×

Permabudhi Provinsi Aceh Gelar Dharma Shanti Waisak Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
IMG 20220615 WA0022

“Dengan mengadakan kegiatan Dharmashanti Waisak ini, diharapkan akan semakin meningkatkan antusiasme dan kebanggaan umat Buddha terhadap peringatan hari raya
penuh kesucian ini,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut tak lain agar dapat menciptakan kehangatan dan kemeriahan suasana di Hari Raya Waisak sehingga dapat dirasakan oleh seluruh umat Buddha di Kota Banda Aceh serta memunculkan tradisi atau budaya baru dalam menyemarakkan Waisak melalui pertunjukan hiburan, atraksi atau kesenian yang bertema Waisak.

Begitupun, ia menambahkan diselenggarakannya kegiatan tersebut mendukung program moderasi beragama yang dijalankan oleh Pemerintah.

“Sebagai ajang pemersatu dan memperkokoh persaudaraan serta toleransi di intern umat Buddha maupun antar umat beragama dengan Pemerintah,” tuturnya.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Vihara-Vihara di Kota Banda Aceh, organisasi / institusi Buddhis maupun perorangan.

Sementara pengunjung yang hadir diperkirakan berjumlah 500 orang terdiri dari tamu undangan, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum di dalam maupun dari luar Kota Banda Aceh.

Kegiatan Dharmashanti Waisak 2022 dibuka oleh Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Kabid PHU) Drs H Arijal, M.Si, didampingi Pembimbing masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Ketut Panji Budiawan, SH, S.Ag, MM, Pembimbing masyarakat (Pembimas) Hindu, Sahnan Ginting, S.Ag, Pembimbing masyarakat (Pembimas) Katholik, Baron Ferryson Pandiangan, S.Ag, M.Th, Pembimbing masyarakat (Pembimas) Kristen yang diwakili Bastanta Bangun, S.Pd, Ketua Lembaga Pengembangan Tripitaka Gatha (LPTG) Aceh, Yuswar, S.E, Ketua Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Aceh yang diwakili Ketua Majelis Agama Buddha Kuan Tao Indonesia Provinsi Aceh, Eddy Aminata, dan Ketua Majelis Nichiren Soshu Buddha Dharma Indonesia Provinsi Aceh, Armin Pamudji.

Girl in a jacket