“Organisasi penggerak terdiri dari orang tua, tokoh masyaraka dan adat, organisasi, cendikiawan, relawan dan pemangku kepentingan lainnya, untuk mewujudkan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa – siswi,” terangnya.
Tambahnya, dengan bergotong royong dapat menciptakan inovasi- inovasi pembelajaran yang harus relevan hingga berdampak baik untuk mencapai tujuan utama.
Dikatakannya, sebagai guru penggerak, mereka sebagai pemimpin pembelajaran merdeka belajar dan dapat menggerakkan ekosistim pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat
“Guru pengerak untuk mengerjakan organisasi belajar bagi guru di sekolah dan di wilayahnya,” tutupnya.[Dani S]







